Sekolah Pilot Dengan Biaya Relatif Terjangkau

Menjadi seorang pilot menjadi impian banyak orang, terutama generasi muda sekarang. Bisa menerbangkan pesawat dan membawa banyak orang berkeliling dunia menjadi hal yang tidak bisa dilakukan semua orang. Namun terkadang impian ini hanya tinggal impian. Alasannya tentu karena biaya sekolah pilot atau sekolah penerbangan yang mahal. Sekolah pilot murah memang sulit ditemukan.
Biaya yang harus dikeluarkan calon siswa sekolah pilot atau sekolah penerbangan bervariasi. Bahkan ada yang mencapai 800 juta untuk biaya pendidikannya. Belum lagi jika biaya sekolah pilot luar negri. Biaya ini tentu di luar dari biaya seleksi masuk, administrasi dan biaya lainnya. Tidak heran akhirnya banyak orang yang melupakan impian mereka menjadi pilot.
Pembahasan mengenai biaya sekolah pilot yang tidak murah kerap kali dilakukan. Terutama oleh sebagian orang yang bercita-cita menjadi pilot. Salah satunya adalah pembicaraan di forum kaskus. Perbincangan sekolah pilot kaskus ini akhirnya membawa pada kesimpulan bahwa ada beberapa sekolah yang menyediakan pendidikan bagi calon pilot dengan biaya yang murah. Bahkan ada beberapa sekolah pilot yang merupakan bagian dari sebuah maskapai penerbangan.
Daftar sekolah pilot murah di Indonesia
Sekolah pilot murah di Indonesia menjadi hal yang menggiurkan bagi para calon pilot. Tidak heran mereka selalu mencari informasi mengenai sekolah ini. Apalagi jika sekolah yang dimaksud kerap kali memberikan beasiswa dan berada di bawah maskapai penerbangan tertentu. Mereka akan cenderung membayangkan mudah mencari pekerjaan setelah lulus nanti.
Berikut adalah sekolah pilot dengan biaya relatif murah di Indonesia.
1. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Banten
Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia atau disingkat STPI merupakan sekolah pilot negeri yang dikelola langsung oleh pemerintah, khususnya berada langsung di bawah naungan Departemen Penerbangan Republik Indonesia. Tujuan dari sekolah ini adalah untuk menyelanggarakan pendidikan dan juga pelatihan yang semuanya untuk kepentingan mencerdaskan bangsa dan meningkatkan mutu penerbangan di Indonesia.
STPI bisa dibilang menjadi impian bagi para calon pilot. Dengan biaya pendidikan 20 juta, para siswa sudah bisa merasakan pendidikan penerbangan yang difasilitasi oleh negara ini. Tetapi hanya orang-orang terpilih yang bisa menjadi siswa di sekolah ini. Setiap tahunnya, STPI hanya menerima 20 siswa dengan seleksi yang sangat ketat. Jurusan yang dikelola STPI adalah penerbangan, teknik penerbangan, keselamatan penerbangan dan manajemen penerbangan.
2. Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya
Selain STPI, ATKP Surabaya merupakan salah satu sekolah pilot negeri di Indonesia. Berbentuk akademi pendidikan yang terletak di kota Surabaya. Tidak hanya sekolah untuk calon pilot, namun sekolah yang berlokasi di Jalan Jemur Andayani I No. 73, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya ini juga untuk profesi-profesi lainnya yang terkait dengan dunia penerbangan.
ATKP menjadi favorit setelah STPI karena biaya pendidikan yang terjangkau. Siswa hanya mengeluarkan biaya 48 juta untuk biaya pendidikan mereka. Namun seleksi yang diadakan sekolah ini sangat ketat.
3. Angkasa Aviation Academy
Angkasa Aviation Academy atau disingkat AAA merupakan sekolah penerbangan miliki maskapai Lion Air. Awalnya bernama Wings Flying School. Sekolah pilot Lion Air berlokasi di dua tempat, yaitu Penggung Airport (Cirebon) dan Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya). Tiap tahunnya, sekolah penerbangan ini mampu mencetak 160 pilot yang handal. Biaya pendidikan yang harus dikeluarkan tiap siswanya mencapai 400 juta.
Sekolah pilot lion ini pada tahun 2015 terhitung memiliki 14 pesawat Cessna-172 yang jumlahnya terus bertambah. Dua lokasi, yaitu di Cirebon dan Palangkaraya dipilih karena memiliki keuntungan tersendiri bagi calon pilot. Cirebon dipilih karena lokasinya berdekatan dengan beberapa bandara komersil besar di Indonesia. Sedangkan Palangkaraya dipilih karena memiliki area relatif datar dan lalu lintas penerbangan yang tidak terlalu padat. Jadi, kedua tepat ini cocok untuk belajar dan persiapan pendaratan di bandara komersil yang sibuk.
4. National Aviation Management (NAM Flying School)
Selain Lion Air, Sriwijaya Air juga memiliki sekolah pilotnya sendiri. Bernama NAM Flying School, sekolah ini berlokasi di Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Bangka Belitung dipilih karena memiliki kondisi iklim yang tepat dan dataran yang relatif datar, jadi cocok untuk pelatihan penerbangan.
Sekolah pilot sriwijaya air ini sudah berdiri sejak tahun 2010 dan sudah diberi kewenangan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara sebagai sarana pelatihan dengan standar keamanan yang tinggi. Fasilitas yang disediakan adalah asrama, ruang kelas, 3-Axis simulator, CBS, dll. Program yang disediakan sekolah ini juga sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh sriwijaya air.
Dengan biaya sekolah yang besarnya 50 juta ke atas, para siswa akan mendapatkan pelatihan dengan jam terbang yang tinggi. Para siswa akan diajarkan teori, latihan menggunakan simulator lalu latihan terbang sesungguhnya dengan didampingi instruktur yang sudah bersertifikasi. Selain menawarkan program yang berkualitas, salah satu keunggulan sekolah ini adalah berada di bawah naungan sriwijaya air yang terus membutuhkan tenaga pilot.
5. Perkasa Flight School
Perkasa Flight School atau sekolah pilot perkasa merupakan sekolah pilot dengan biaya yang juga terjangkau. Dengan biaya pendidikan sebesar 645 juta, para siswa sudah diberikan paket pendidikan pilot yang lengkap. Selain itu, sekolah pilot perkasa juga memberikan beasiswa pada tahapan type rating dan line training bagi yang mengikuti program zero to hero.
Perkasa flight school memiliki 20 pesawat latih yang terus dijaga kondisinya agar aman digunakan saat latihan. Sekolah ini juga memiliki beberapa training base, yaitu di Bandar udara Tunggul Wulung (Cilacap), Bandar udara Nusawiru (Pangandaran) dan Bandar udara H. AS Hanandjoeddin (Tanjung Pandan).